"Aneh"

Saat itu, walau samar tetapi aku ingat dengan perhatianmu
Kala itu, walau buram tetapi terkenang akan kesempatan yang kau buka
Malam itu, walau hanya terngiang tetapi malam indah saat berbalas pesan denganmu
Siang itu, walau hanya kan terkenang tetapi kan jadi siang nan indah saat kita bicara bersama

Tetapi...
Saat ini, dengan jelas aku rasa acuhanmu
Kala ini, dengan rekaman ingatan aku pikirkan kau seolah menutup pintu
Malam ini, kan jadi malam buruk saat kau hiraukan pesanku
Siang ini, lewat secercah memori diotakkan jadi siang buruk saat kau seolah menghindariku

Apa yang terjadi pada dirimu?
Apa yang sebenarnya yang kau inginkan?
Aku manusia yang butuh kepastian

Just say "NO" if it is "NO"
Just say "YES" if it is "YES"

Jangan bersikap "aneh" padaku...

"SIA"

Ketika hati telah mengkuti jejak langkahmu
Dikala rasa sudah terpaut oleh jaringmu
Sesaat setelah harapan terbuka
Diwaktu dimana berbunga rasa didada

Apakah harus mundur karena fakta yang ada terbalik?
Inginkah kau aku untuk menjauh?
Apa aku tak seekspetasimu terhadap seseorang?
Apa aku benar-benar orang lemah dan gagal?

Pikir, tindak, tingkah dan laku bisa berkata iya akan pintamu
Tetapi rasa, hati dan emosi takkan bisa menerima
Hal tersulit saat ini aku rasakan
Akan sia-sia jika kau meminta...
--aku tuk menjauh--

Rasa yang "Bangkit"

Lama rasa ini tak muncul lagi.
Seolah beku karna tak tersentuh lagi.
Bagaikan dipanaskan rasa ini.
Muncul percikan api yang siap membara didada ini.

Hal yang sama telah terpendam.
Sesuatu yang sulit diungkapkan.
Serasa gemetar untuk mengucapkan.
Dilanda gugup saat mendekat.

Engkau yang membangunkan jiwa ini.
Serasa burung lepas dari sangkarnya.
Berasa napi bebas dari penjara.
Terasa ayah melihat lahir anaknya.

Oh cinta, mendekatlah padaku.
Berikan daku kesempatan itu.
Takkan menyesal kau bersamaku.
Menjalani kisah cinta yang "syahdu".

"Sebuah Konsep"

Flat is never be better than complicated.
Kiasan itu sangat tepat buat kehidupan.
Sayur tanpa garam, taman tanpa bunga.
Apalah arti mereka.

Yang kusadari dari hal itu adalah perbedaan.
Setiap makhluk tuhan itu berbeda.
Satu orang dengan orang lainnya berbeda.
Apa yang disatu orang benar, belum tentu benar untuk orang lainnnya.

Hal yang salah terlalu lama dipertahankan.
Konsep pemikiran universal yang tak dibutuhkan.
Setiap individu berbeda pendekatan.
Hal itulah yang seharusnya dilestarikan.

Alasan untuk Meninggalkanmu

Takkan kulupakan masa-masa indah saat didekatmu, walaupun kau tak menganggap kedekatan ini.
Takkan bisa terlupakan memori indah disaat api asmara membara, walaupun api ini menyala sendirian.
Takkan aku melupakan kenangan akan usahaku mendapatkanmu, walaupun kau tak pernah menilainya.

Kan ku ingat selalu kebaikanmu membuka pintu kesempatan untukku mendekatimu.
Kan selalu teringat senyum indahmu walau kau tak pernah melihat senyumku.
Kan ku kenang semua cerita indah ini walaupun tak pernah ada didalam cerita cintamu.

Cinta yang tak kesampaian, usaha yang sia-sia, kisah cinta "monyet" bertepuk sebelah tangan.
Merasa gagal mejadi seorang pria yang diharapkan dunia.
Malu untuk berjalan dengan tegap dihadapan dunia.
Serasa pecundang cinta yang tak bisa berbuat apa-apa.

Seharusnya aku sadar, aku bukanlah pasangan yang seimbang denganmu.
Seharusnya aku tahu, muka pas-pasan dengan dompet tipis dan kendaraan rentan mogok.
Seharusnya aku tak bermimpi, bagaikan punuk merindukan bulan.

Dan saharusnya aku tahu diri, bahwa cinta tak bisa memaksa.
Dan akhirnya, dengan pasrah dan lapang dada...
Berdiri tegak dan berjalan tegap untuk meninggalkanmu.

:'(  => :)

Takdir

Derap langkah terasa lelah
Peluh letih keringat darah
Air mata tergenang
Tangisan pecah membahana


Hidup sudah tak terarah
Tak tahu harus mencari apa
Mencari sebuah ketidakpastian
Atas jawaban tentang kehidupan


Terus melangkah walau langkah sudah goyah
Tergoyahkan karena gagal menjawab ekspetasi
Lika-liku hidup manusia adalah sebuah tanda tanya
Hanya sebuah tanda besar bertuliskan tanya


Takdir, begitulah para manusia putus asa menjawab
Orang-orang yang takut akan ajal
Mencari pegangan agar nyaman dalam menghadapi ajal
Sebuah takdir yang ditentukan oleh sang pencipta

    Total Tayangan Halaman

    .:. Abstrak Orak-Arik tentang Kumpulan Puisi di Gudang yang hampir di bakar karena tak layak di baca apalagi di kirim ke penerbit .:.

    Followers

    Labels